Penyaluran hobi khususnya hobi bercocok tanam tidak dapat dibatasi
begitu saja hanya karena keterbatasan lahan di perkotaan. Justru
keterbatasan kadang membuat kita berpikir kreatif untuk mencari berbagai
ide, seperti membuat green house mini. Walaupun mungil, tetap fungsional dan cantik serta dapat dibuat sistem knockdown (bongkar pasang) agar mudah dipindahkan.

Membuat
green house mini adalah salah satu cara mengatasi keterbatasan lahan dan dana dalam memelihara
sayuran sehat bebas pestisida (organik) dan tanaman hias kesayangan kita. Tujuan membuat
mini green house sebetulnya hampir sama dengan membuat
green house pada umumnya. Berikut manfaat dimaksud :
- Menghindarkan dari gangguan binatang atau manusia
Seringkali
hewan peliharaan kita seperti kucing atau anjing yang biasanya merusak
tanaman pot. Gangguan juga dapat berasal dari anak-anak yang secara
tidak sengaja menginjak atau menabrak ketika main bola.
- Mengurangi intensitas cahaya matahari
Pot
bunga atau bonsai kesayangan kita ketika di pajang di dalam ruangan
tentunya secara berkala harus dikeluarkan untuk mendapatkan sinar
matahari dan perawatan lainnya. Namun, sinar matahari penuh akan membuat
tanaman kita justru menjadi layu jika terlalu lama terkena sinar
matahari langsung. Oleh karena itu, perlu ditaruh di dalam
green house untuk mengurangi intensitas cahaya matahari.
- Melindungi tanaman hias dari jatuhnya air hujan yang merusak
Pot
tanaman hias dan bonsai akan rusak ketika terkena hujan lebat. Tanah
dalam pot akan berantakan, bunga akan rontok, dahan, dan daun rusak. Di
tambah angin kencang akan membuat pot yang sudah disusun rapi akan
berantakan.
- Melindungi dari serangan hama dan penyakit
Salah
satu sebab timbulnya hama ulat bulu yang merusak daun adalah berasal
dari kupu kupu yang bertelur pada daun. Dengan adanya mini
green house, pot tanaman hias kita akan terlindung.
- Bahan dan Peralatan:
– Kerangka : dari bambu, kayu atau besi galvanis tahan karat
– Penutup : plastik atau
fiberglass
– Screen anti hama/serangga atau paranet
– Paku, Gergaji, Palu/martil
- Cara Pembuatan:
– Buatlah kerangka
mini green house
dengan bentuk sesuai selera. Misalnya, bentuk tunel/melengkung,
segitiga seperti bentuk rumah, kotak seperti lemari dengan beberapa rak
yang tersusun.
– Perkuat dengan adukan semen pada tiangnya jika
mini green house ini tidak Anda pindahkaan, agar kuat dari terpaan angin ataupun gangguan lainnya.
– Tutuplah kerangka yang sudah Anda buat dengan penutup plastik atau
fiberglass. Jangan lupa memberi pintu untuk memasukkan pot tanaman hias yang akan kita pelihara.
Kontraktor Green House menawarkan konsep green house mini berukuran 3x2 m yang cocok untuk
sarana edukasi di sekolah, hobbies, hidroponik, urban farming, home gardening, sayuran organik, dll.
Sistem knockdown, perakitan praktis (+/- 4 jam), bisa dipindah dengan mudah, tahan hingga usia > 2 tahun.
Hubungi : HP. 081381570972 atau email : greenhouse.kediri@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar